Content

Teknik Dasar Fotografi dengan Efek Starburst

Jumat, 26 April 2013
Kata siapa bila malam kita tidak bisa foto-foto? Bisa tetapi harus menggunakan flash, tidak salah.  Teknik fotografi dengan efek starburst bisa  memanfaatkan cahaya Lampu dimalam hari yang ada disekitar kita. Untuk membuat starburst dengan teknik fotografi kali ini, hal mendasar yang harus kita pahami adalah membuat aperture (bukaan) lensa sekecil mungkin, artinya kita sebaiknya menggunakan angka aperture yang besar (f/11 s.d f/22) dan sebaiknya memanfaatkan lensa yang memiliki focal length lebih pendek. Sebenarnya efek starburst tidak selalu malam. Anda juga bisa memanfaatkannya di pagi hari terutama pada saat matahari terbit. Teknik fotografi ini akan membuat seakan-akan sumber cahaya berpendar(menyebar) ke segala arah.
Sebelum anda lanjut membaca artikel ini sebaiknya di review kembali beberapa artikel, dari sumber artikel ini:
  1. Tiga komponen penting dalam fotografi: Aperture (Diafragma) Bagian satu
  2. Tiga komponen penting dalam fotografi: Aperture (Diafragma) Bagian dua
teknik fotografi dasar
Sand Dune Starburst, www.backcountrygallery.com

Mungkin ada yang bertanya kenapa harus bukaan kecil, bukannya malah akan gelap? Penjelasannya akan panjang. Singkatnya adalah secara fisika cahaya akan mengalami difraksi (penyebaran) saat melewati lubang sempit. Sifat penyebaran cahaya inilah yang membuat sumber cahaya (lampu, bulan, matahari) akan terlihat berpendar dan memiliki lidah, jumlah lidah akan bergantung pada jumlah bilah (blade) aperture dalam lensa anda, lihat spek lensa yang anda miliki, pasti akan ada tertulis “aperture blade”. Seperti teknik fotografi lainnya yang sangat mengandalkan cahaya, efek starburst juga sangat bergantung pada momen anda memperkirakan cahaya yang ada. Kalau bisa saat anda mengambil gambar sediakan sedikit cahaya agar foto anda tidak under exposure.
Efek starburst banyak disukai karena karakteristik cahaya akan tampak berpendar ke segala arah. Banyaknya pendar ini disebut dengan bilah cahaya, dan ini tergantung dengan bukaan diafragma, semakin kecil semakin banyak bilahnya. Efek starburst ini selalu berkawan dengan shutter speed yang rendah karena bukaan yang kecil sehingga kamera membutuhkan waktu lebih lama agar sensor atau film terkena cahaya yang cukup. Teknik fotografi ini juga sangat bergantung pada panjang focal length dari lensa yang anda gunakan, semakin pendek focal lenghtnya semakin bagus foto yang dihasilkan. Efek starbust banyak juga diminati oleh fotografer landscape baik itu yang alam maupun perkotaan.

Kalau masih belum jelas, silahkan lihat gambar berikut ini

starburst_nightGambar disamping menunjukkan, semakin kecil bukaan (angka f semakin besar), lidah cahaya akan semakin maksimal. Sementara di angka f yang kecil, sumber cahaya tampak tanpa burst sama sekali.

Tips Foto dengan efek Starburst:
Dalam aplikasinya teknik fotografi dengan bukaan yang kecil sehingga cahaya yang masuk menjadi sedikit dan membutuhkan shutter speed yang agak lama dalam hal ini memerlukan Tripod. Memotret malam hari dengan angka f yang besar, misal foto dengan f/18 secara otomatis anda harus menggunakan  shutter speed rendah agar sensor mendapatkan cahaya yang cukup. Silahkan coba foto diatas 25 detik kenapa tanpa tripod, dijamin foto anda tidak jelas hasilnya.
Perhatikan setting kamera, untuk menggunakan efek burst  gunakan angka f yang besar: f/11 atau lebih besar. Atur ISO di angka yang rendah, dibawah 400, karena teknik fotografi ini perlu cahaya yang cukup sehingga kita akan memotret long exposure. Anda bisa menggunakan mode manual maupun aperture priority, yang jelas perhatikan angka metering kamera. Untuk pemotretan malam hari seperti ada kecenderungan hasil akan over exposure (terlalu terang), jadi pakai exposure compensation angkanya bervariasi tergantung dari lingkungan sekitar, coba pakai under 1 stop sebagai awal dan sesuaikan setelahnya.
teknik fotografi starburst
Efek starburst pada jembatan yang cahaya memantul ke air | www.macworld.com

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, pada teknik fotografi kali ini kita akan menggunakan bukaan aperture yang kecil, dimana seluruh bagian pada foto akan terlihat tajam. Tidak ada yang blur, sehingga anda tidak perlu pusing-pusing untuk mengatur focus. Image stabilizer pada saat menggunakan tripod sebaiknya dimatikan saja karena kamera sudah stabil dengan tripod, dan cara ini dapat menghemat baterai.
Manfaatkan highlight alert kamera dengan sebaik-baiknya anda, high light alert ini kan berkedip-kedip member peringatan  pada saat kita memotret subjek yang terang bling-bling yang muncul di LCD.
Ingat segala sumber cahaya bisa digunakan untuk menghasilkan efek starburst begitu pula pada pantulan cahaya. Teknik fotografi ini umum juga digunakan pada fotografi makro dimana menghasilkan efek bintang/starburst mini. Ambil anda bisa menggunakan pantulan tetesan air, yang disinari dengan lampu strobis.
Jangan mengubah angka aperture sampai diatas f/22  walaupun sebenarnya semakin kecil bukaan maka bilah cahaya akan semakin banyak, perlu diingat juga semakin kecil bukaan diafragma / aperture maka kualitas foto yang dihasilkan akan berkurang dan kurang tajam, oleh karena itu agar secara bijak dalam hal aperture ini. Saya sarankan bukaan antara f/11- f/22 sudah cukup memadai.
Satu hal lagi jangan ragu untuk melakukan percobaan karena kondisi cahaya yang aka n dihadapi tiap orang berbeda-beda sehingga cara-cara ataupun teknik fotografi akan bervariasi pada tiap orang. Efek starburst ini akan berkesan “menakjubkan” apabila anda bisa mengambil foto dari tempat yang tinggi seperti matahari terbit di pegunungan bromo, atau mungkin dari atas gedung pencakar langit dimana. Ada beberapa tempat lain yang bisa menjadi pilihan semisal suasana kota dimalam hari dimana anda lebih menonjolkan keindahan lampu-lampunya, silahkan dipadukan dengan lensa wide angle atau fish eye untuk mendapatkan distorsi gambar. Dijamin foto anda akan berbeda dengan yang lainnya.

Contoh Lain Foto dengan Efek Starbust : (Foto: Canon Camera, Indonesia)

Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar

Thank's for your visit to my personal blog, Please Leave Your Message in The Message Box / Chat Below...

My Blog List

  • Test Modified - Month Coverage (Qty Base) This Month Stock Quantity This Month Stock Value Last 3Month Moving Average Selling Out Qty Last 3Month Moving Average Selling O...
    6 tahun yang lalu
  • Bundavue Accessories - Banner / Property jualan BUNDAVUE Accessories Setelah sekian lama vacum dalam usaha jualan accessories, kini *BUNDAVUE Accessories* mencoba kembali usahany...
    7 tahun yang lalu